May 17, 2012

Atas Nama Cinta.

Atas nama Cinta, aku akan memelukmu walau kau membenciku.
Atas nama Cinta, aku akan hancur jika kau terus bergetar. Tapi aku rela.
Atas nama Cinta, aku ingin menyejukkan hatimu, bahwa sungai Cinta itu ada dan akan selalu membasahi hatimu.

April 28, 2012

Tanpa judul

It doesn’t matter if the painted lady is real or not. Because your problems are real, and this river is real. You can’t wait around for someone to help you. You have to help yourself. Katara.

March 19, 2012

Status Kebugaran Saya.

Ralat karena via mobile jadi threadnya ke quote :)


“Kamu kurusan?” kata temanku yg kurus.
Hari ini aku ketemu banyak teman lama dan komentar pertama mereka “kenapa kamu bisa kurus?”, turunan pertanyaan pertama “apakah kamu sakit?” and any other heart warming question on bright sunny day :). Tapi aku ngx tega bikin orang khawatir.
Aku memang kelihatan kurus karena fitness (bukan fitnah) jadi posisi saya sekarang otot dada, perut, back and leg itu memang bagian yang paling sering digenjot hasilnya volume arm tetap aja seperti sedia kala dan membuat degradasi walaupun sudah pakai bright colour body press polo.
Apakah saya sakit? Jika indikatornya adalah organ tubuh yg tidak bekerja secara optimal. Rasanya tidak, saya merasa sehat’ aktifitas fisik dan akademis berjalan dengan optimal. Social live also enjoyable for me because when you bring out positive energy on you, it resonance it bring it back on you.
Alasan saya fitness awalnya biar kayak Si Won, 180cm/64kg has lean look on account of his activity on Judo, Fitness and Personal Trainer Assistance. Sekarang udah lumayan sih, tapi masih galau mau nambah massa otot atau biarin lean aja. Tapi karena bikin orang khawatir, mungkin aku akan nambah massa otot biar kayak “Nemesis” (S.T.A.R.S.sss…). Hmm, dipikir lagi ahh’…
Tapi makasih ya sudah bertanya, walau bisa hangout bersama kadang aku kesulitan menjelaskan pilihan gaya hidup saya secara terstruktur.

March 19, 2012

TR:Status Kebugaran Saya.

Ralat karena via mobile jadi threadnya ke quote :)


“Kamu kurusan?” kata temanku yg kurus.
Hari ini aku ketemu banyak teman lama dan komentar pertama mereka “kenapa kamu bisa kurus?”, turunan pertanyaan pertama “apakah kamu sakit?” and any other heart warming question on bright sunny day :). Tapi aku ngx tega bikin orang khawatir.
Aku memang kelihatan kurus karena fitness (bukan fitnah) jadi posisi saya sekarang otot dada, perut, back and leg itu memang bagian yang paling sering digenjot hasilnya volume arm tetap aja seperti sedia kala dan membuat degradasi walaupun sudah pakai bright colour body press polo.
Apakah saya sakit? Jika indikatornya adalah organ tubuh yg tidak bekerja secara optimal. Rasanya tidak, saya merasa sehat’ aktifitas fisik dan akademis berjalan dengan optimal. Social live also enjoyable for me because when you bring out positive energy on you, it resonance it bring it back on you.
Alasan saya fitness awalnya biar kayak Si Won, 180cm/64kg has lean look on account of his activity on Judo, Fitness and Personal Trainer Assistance. Sekarang udah lumayan sih, tapi masih galau mau nambah massa otot atau biarin lean aja. Tapi karena bikin orang khawatir, mungkin aku akan nambah massa otot biar kayak “Nemesis” (S.T.A.R.S.sss…). Hmm, dipikir lagi ahh’…
Tapi makasih ya sudah bertanya, walau bisa hangout bersama kadang aku kesulitan menjelaskan pilihan gaya hidup saya secara terstruktur.

March 19, 2012

“ Kamu kurusan? ”

March 19, 2012

Terjebak.

Eit, jangan salah’ thread ini bukan tentang kejadian mengerikan. Ini hanya soal kejadian kurang penting yang harus ditanggapi dengan sikap santai agar lucu. Siap? Ini ceritaku.
Mungkin kejadian ini bisa menjadi sebuah update karena resonansi dari dua kejadian. Yang pertama lewat update status teman yang tersiksa jiwanya karena overhear jokes dari meja sebelah dimana ia makan sendiri. Yang kedua saat Tukul dan Vega jadi bintang tamu di acara talk show. Berikut transkrip sebagian percakapan antara Sopir angkot dan Dua Temannya.
S,D,T: tattler chat claiming whose the poorest and the richest.
*cewe kampus ngx jadi naik angkot* (mungkin krn isinya cowo semua).
S: *nampak sabar*
tak selang cewe cantik lainnya keluar dari hotel naik angkot ini.
S: boleh jo ini, (couple of second before the girl get in).
D: how’s your childs at home?
S: man’ why just directly open my secret!
T: bae orang da tanya.
D: jadi kamu sekarang masih tinggal sama istrimu kan?
S: tidak, dia sudah pulang ke rumah orang tuanya.
T: jadi kamu sekarang tinggal dimana?
S: deng tape besan.
D: heh, berarti nga masih tinggal deng nga pe bini?
S: ngx.
D: kapa boleh?
S: tape bini so nda di sana.
D: kong dimana nga pe bini, se bergaul kwa.
S: ada di rumah.
T: jadi nga sekarang deng sapa?
S: masih deng dia, cuman tape rumah yang banyak.
Me: *pokerface dgn tidak ikhlas*.
*Cewe tadi turun di town square, D dan T pindah di baris kedua. Ada dua cewe yg awalnya mau naik mengurungkan niat*.

February 22, 2012

Film Koboi

“bagaimana ‘Film Koboi’ kemarin, seru nggak?” kata Kepala Desa saat
pertemuan inisiatif.

Wah, butuh berjam-jam untuk saya mengingat kejadian selama di lokasi
KKN. Seingat saya kemarin kami hanya nonton tiga film yakni ‘Final
Destination 4’, ‘IP Man 2’ dan ‘Three Idiots’. Tidak ada rasanya film
bertema Koboi diputar di basecamp kami. Dan akhirnya aku bertanya
kepada teman satu team “Maksud Kepala Desa soal ‘Film Koboi’ apa yah?”
jawab Temanku “Itu, yang kemarin ada ribut di dekat basecamp di
seberang jalan kemarin.” Aku ingat.

Adegan ini sebenarnya hasil refresh memori saat melihat berita TV
Lokal soal konflik antar warga di kota dekat kota Manado. Entahlah mau
dibilang Lucu boleh, dikategorikan Parah juga boleh. Kalau Film Koboi
yang saya saksikan dekat basecamp di atas, itu patok masalah yang
diangkat adalah soal perpindahan hak atas kepemilikan asset tanah
tanpa sepengetahuan orang yang menguak konflik. Hal lumrah-lah pada
masyarakat yang penuh semangat sehingga perlu ngotot dulu baru
dibicarakan secara keluarga.

Trial in another set, masih di lokasi KKN’ weekend, second beach
party. Yang pertama tidak bisa ikut karena transportasi kurang
memadai. Kali ini bisa dibilang event gabungan’ team dari desa
tetangga juga ikut serta. Kalau tidak salah team kami dan remaja desa
kami lebih dulu hadir di lokasi dan team desa tetangga dan remajanya
akan menyusul. Pre Party set almost done, team dan remaja desa
tetangga sudah hadir’ and the first chit-chat pop-out “Bau hati angus
ini?” (which it can be refer as “is it smell like grudge in the
air?”). Pass: there also the third party which it the last and
farewell so we will come back to that beach.

Tidak lama setelah table to table conversation, ketahuanlah kalau ada
cerita asmara yang memicu konflik namun telah selesai secara
ke-keluarga-an namun tidak dalam hati remaja yang terlibat. Kesimpulan
yang ingin sampaikan adalah bahwa sebagai pemuda itu memang rentan
dengan konflik. Kisah Cinta Yang Gagal, Bisik-Bisik Tetangga,
Hilangnya Kearifan Lokal dan banyak alasan pemicu konflik pada
berbagai kalangan dan golongan pada komunitas yang semakin kompleks
seiring perkembangan jaman dan teknologi.

Sedikit cerita lucu, our second basecamp owner ever state “itu orang
main komputer laku sekali kang’ dari malam sampe pagi ada orang pake
turus.” Yang dimaksud beliau adalah warung internet yang memang cuman
satu diremote location tempat kami berada tapi jangan salah cin’
basecamp kami wifi-ON: p… Sama seperti lirik lagu *tinggal di kebun,
mar nda ba sombong’ satu rumah satu parabol*

Waktunya serius. Dimasa keterbukaan informasi kadang orang suka lupa
lupa untuk mendengar dan memperhatikan komunitas lokalnya. Dalam
siaran berita itu, walikota dan camat sudah turun-tangan untuk
mengingatkan masyarakat akan pentingnya hidup tenteram’ karena mau
tidak mau Keamanan Daerah merupakan bagian dari Ketahanan Nasional
jadi tak perlu heran kalau Polisi akan diperbantukan dengan TNI dari
Organik sampai Non-Organik untuk mengamankan situasi.

Jelas sangat tidak lucu kalau hanya karena masalah kecipratan becek,
konflik yang hanya dari pribadi, meningkat ke kelompok, meningkat ke
lingkungan, meluap ke daerah hingga terbentuk konflik horizontal yang
parah sampai perlu pasukan perdamaian dari Negara Luar. Secara praktis
memang konflik di Desa diselesaikan secara ke-keluarga-an dan bila ada
itikad untuk tidak berdamai akan diproses pada tingkatan selanjutnya.
Tapi dalam dunia praktis manusia juga berpolitik sehingga hasil akhir
akan keadilan itu akan relative bila dinilai oleh berbagai pihak.

Sebagai orang luar aku pernah dengar “torang samua basudara”

February 2, 2012

Obesitas Laten.

“Hasil tesnya Pak’ di sini mengatakan bapak menyimpan lemak dalam tubuh, tapi lemak itu aman. Jadi bapak bisa konsumsi varian susu kalsium yg ini.”

Kejadiannya udah lama sih, yah jauh sebelum kenal ama circuit training juga masalah nutrisi. Yah, yang namanya SPG itu trainee yah’ jangan salahkan beliau bila memberi informasi salah (salahkan manager trainee). Tapi target market sosialisasi di lobi kampus itu memang untuk pencegahan osteoporosis.

Wah, tapi yang terlintas dipikiran saya saat seseorang di-diagnosa obesitas laten. Aku akan melihat lingkar pinggangnya jika ia seorang pria. Jika asumsinya lebih dari empat jengkal tangannya maka kemungkinan alat pendeteksi portable itu mungkin benar. Muscle composition, beruntung jika pria itu punya muscle memory, kalau ngx maka beliau harus laddering up atau ada juga menu diet yang harus dijalani bila beliau ragu mengkomposisikan latihan rutin.

Hal kedua yang terlintas, jika perutnya buncit’ mungkin lapisan layer abs nya aja yg ditumpangi lemak. Jadi orang seperti ini hanya butuh latihan ringan. Perutnya tidak buncit, tapi definisi otot lengan, dada dan kaki masih jelas. Sama dengan orang buncit, dia juga hanya butuh latihan kardio sesuai kemampuannya. Perutnya ngx buncit, definisi otot ngx ada, berat ideal, tapi tingkat atletisnya kurang baik dan performa non-atletisnya gemilang. Yap, jika orang seperti ini terdeteksi oleh alat sebagai latent obesity, maka penyakit degenerative adalah temannya di rumah sakit bila beliau gagal menjaga yang namanya sehat.

Arti sederhana dari sehat adalah apabila tubuh bekerja secara optimal.

Sehat itu juga titipan, dijaga yah.

February 2, 2012

Orang Kurus Bisa Menjadi Gemuk di Dalam.

LONDON - Jika memang benar apa yang ada di bagian dalam yang penting, maka banyak orang yang kurus mungkin berada dalam kesulitan.

Beberapa dokter sekarang berpikir bahwa lemak internal yang mengelilingi organ vital seperti hati, jantung atau pankreas - tak terlihat dengan mata telanjang - bisa sama berbahayanya dengan lemak eksternal yang lebih jelas bahwa tonjolan di bawah kulit.

“Menjadi kurus tidak berarti secara otomatis Anda tidak gemuk,” kata Dr Jimmy Bell, seorang profesor pencitraan molekuler di Imperial College, London. Sejak tahun 1994, Bell dan timnya telah memindai hampir 800 orang dengan mesin MRI untuk menciptakan “peta lemak” yang menunjukkan mana orang menyimpan lemak.

Menurut data, orang yang menjaga berat badan mereka melalui diet daripada olahraga cenderung memiliki simpanan lemak internal utama, bahkan jika mereka dinyatakan langsing. “Seluruh konsep yang mengenai lemak perlu untuk didefinisikan ulang,” kata Bell, yang penelitiannya didanai oleh Medical Research Council Inggris.

Tanpa sinyal peringatan jelas - seperti bulat tengah - dokter khawatir bahwa orang yang kurus mungkin terbuai palsu dengan asumsi bahwa karena mereka tidak kelebihan berat badan, mereka sehat.

“Hanya karena seseorang kurus tidak membuat mereka kebal terhadap diabetes atau faktor risiko lain untuk penyakit jantung,” kata Dr Louis Teichholz, kepala kardiologi di Hackensack University Medical Center di New Jersey, yang tidak terlibat dalam penelitian Bell.

Bahkan orang-orang dengan normal nilai Body Mass Index - ukuran obesitas standar yang membagi berat badan Anda dengan kuadrat dari tinggi badan Anda - dapat memiliki tingkat mengejutkan dari timbunan lemak di dalamnya.

Dari wanita dipindai oleh Bell dan koleganya, sebanyak 45 persen dari mereka dengan skor BMI yang normal (20 sampai 25) benar-benar memiliki tingkat lemak internal yang berlebihan. Di antara pria, persentasenya hampir 60 persen.

Terkait berita ini, Bell panggilan “TOFIs” (thin outside, fat inside)- orang yang “luar tipis, di dalam lemak” - jarang namun bergantung lingkungan. “Orang-orang tipis, semakin besar kejutan,” katanya, menambahkan para peneliti TOFIs bahkan ditemukan di antara orang-orang yang model profesional.

Menurut Bell, orang yang gemuk di dalam dasarnya di ambang menjadi obesitas. Mereka makan terlalu banyak lemak, makanan manis - dan latihan terlalu sedikit untuk bekerja off - tetapi mereka tidak cukup makan untuk benar-benar menjadi gemuk. Para ilmuwan percaya bahwa kita secara alami menimbun lemak di sekitar perut yang pertama, tetapi pada beberapa titik, tubuh dapat mulai menyimpan di tempat lain.

Namun, kebanyakan ahli percaya bahwa menjadi dengan berat badan normal adalah indikator kesehatan yang baik, dan bahwa BMI adalah pengukuran yang dapat diandalkan.

“BMI tidak akan memberikan indikasi yang tepat dari mana lemak, tapi itu alat klinis yang berguna,” kata Dr Toni Steer, ahli nutrisi di Medical Research Council Inggris.

Orang kurus tidak sehat Dokter tidak yakin tentang bahaya pasti dari lemak internal, namun menduga beberapa hal itu berkontribusi pada risiko penyakit jantung dan diabetes. Mereka berteori bahwa lemak internal mengganggu sistem komunikasi tubuh. Organ lemak internal membungkus mungkin mengirimkan sinyal tubuh kimia keliru untuk menyimpan lemak di dalam organ-organ seperti hati atau pankreas. Ini pada akhirnya bisa menyebabkan resistensi insulin, diabetes tipe 2, atau penyakit jantung.

Para ahli telah lama mengetahui bahwa lemak, orang yang aktif bisa kurus sehat daripada mereka, rekan-rekan tidak aktif. “Normal-berat badan orang-orang yang menetap dan tidak layak berada pada risiko lebih tinggi untuk kematian dibandingkan orang gemuk yang aktif dan fit,” kata Dr Steven Blair, seorang ahli obesitas di University of South Carolina.

Misalnya, meskipun riak lemak mereka sangat nampak, berukuran super pegulat sumo mungkin memiliki profil yang lebih baik metabolisme dari beberapa ramping mereka, dalam pengawasan, Bell mengatakan. Itu karena lemak pegulat ‘terutama disimpan di bawah kulit, tidak melesat seluruh organ vital mereka dan otot.

Kabar baiknya adalah bahwa lemak internal dapat dengan mudah dibakar melalui latihan atau bahkan dengan meningkatkan diet Anda. “Bahkan jika Anda tidak melihat pada timbangan Anda, pembatasan kalori dan latihan fisik memiliki efek agresif pada lemak visceral,” kata Dr Bob Ross, seorang ahli obesitas di Queen University di Kanada.

Karena banyak faktor yang berkontribusi terhadap penyakit jantung, Teichholz mengatakan sulit untuk menentukan bahaya yang tepat dari lemak internal - meskipun tentu tidak membantu.

“Obesitas merupakan faktor risiko, tetapi itu lebih rendah pada tiang perwakilan dari faktor risiko,” katanya, menjelaskan bahwa apakah merokok atau tidak merokok, keluarga mereka sejarah dan tekanan darah dan tingkat kolesterol menjadi faktor penentu lebih penting daripada lemak baik eksternal dan internal .

Ketika datang waktu untuk tampil maksimal dan fit, para ahli mengatakan tidak ada short cut. “Jika Anda hanya ingin tampak kurus, maka mungkin diet sudah cukup,” kata Bell. “Tapi jika Anda ingin benar-benar menjadi sehat, maka olahraga harus menjadi komponen penting dari gaya hidup Anda.”

(diterjemahkan dari http://www.msnbc.msn.com/id/18594089/ns/health-fitness/t/thin-people-can-be-fat-inside/)

January 23, 2012
Love Yourself?? Stop Drunk!!!

Love Yourself?? Stop Drunk!!!